BBCA Mampu Pertahankan Peringkat idAAA dari Pefindo

Kabar Emiten
BBCA Mampu Pertahankan Peringkat idAAA dari Pefindo

Jakarta, Investrade.app - Lembaga pemeringkat Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) kembali menegaskan peringkat kredit PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) pada level idAAA. Sementara itu, Pefindo juga mempertahankan peringkat idAA untuk obligasi subordinasi yang saat ini masih beredar.

Pefindo menjelaskan, peringkat obligasi subordinasi tersebut berada dua tingkat di bawah peringkat korporasi. Hal ini mencerminkan adanya risiko bahwa nilai surat utang tersebut dapat diturunkan apabila terjadi kondisi non-viability pada perusahaan.

Dalam laporannya, Pefindo menilai peringkat BBCA didukung oleh posisi pasar yang sangat kuat, serta profil likuiditas dan permodalan yang solid. Namun demikian, lembaga pemeringkat tersebut juga mencermati sejumlah risiko yang berpotensi memengaruhi kinerja perseroan, termasuk ketatnya persaingan di industri perbankan dan kondisi makroekonomi yang masih penuh tantangan.

Ke depan, Pefindo menyebut peringkat BCA berpotensi mengalami penurunan apabila terjadi pelemahan yang berkelanjutan pada posisi bisnis maupun profil keuangan perusahaan. Hal tersebut terutama berkaitan dengan indikator kualitas aset dan tingkat profitabilitas perseroan.

Sebagai salah satu bank terbesar di Indonesia, BCA menyediakan layanan perbankan yang komprehensif, mulai dari segmen korporasi, komersial, konsumer, hingga layanan internasional dan treasury. Selain itu, perseroan juga mengembangkan bisnis pendukung seperti pembiayaan konsumen, asuransi, serta layanan perbankan syariah melalui sejumlah entitas anak usaha.

Berdasarkan data per 31 Desember 2025, struktur pemegang saham BCA didominasi oleh Dwimuria Investama Andalan dengan porsi 54,94%. Kepemilikan akhir perusahaan tersebut berada di tangan dua pengusaha, yakni Robert Budi Hartono dan Bambang Hartono. Sementara itu, kepemilikan publik tercatat sebesar 44,89% dan saham treasuri sebesar 0,17%.