IHSG selama sebulan turun 2.24% dan turun 10.57% secara tahunan
IHSG selama sebulan turun 2.24% dan turun 10.57% secara tahunan
-Pada penutupan jumat (19/6) di 6.177 (+0.08%),selama sebulan terakhir indeks turun 2.24% dan tutun 10.57% secara tahunan,tapi pada pekan lalu naik sekitar 3%,kenaikan mingguan kedua beruntun setelah indeks menyentuh titik terendah enam tahun,didorong bargai hunting dan dorongan positif dari wall street serta optimisme damai AS_Iran.
Yang sudah terjadi pada minggu lalu:
- BI menaikkan suku bunga 25 bps menjadi 5.75%,deposite facility ke 4.75% dan lending facility ke 6.50%
- MSCI accessibility review - Indonesia bertahan di emerging market
- Geopolitik mereda - harga minya mengalami penurunan di kisaran US$ 80/barel
Katalis utama pekan ini :
- MSCI annual market cassification review pada tgl 23-24 juni
- Hot money kembali masuk tapi lebih ke SRBI yang berimbah hasil tinggi dan belum masuk ke saham
Pergerakan secara tekhnikal:
-Kendati pergerakan IHSG sudah berada di atas level psikologis 6.000 namun level support di 5.800 masih cukup penting untuk diperhatikan mengingat indikator stockastic dan RSI menunjukkan jenuh beli,
signal penguatan kecil terlihat dari posisi candle closing pada hari jumat pekan lalu dimana mengindenfikasikan adanya perlawanan dan jika di lihat pergerakannya masih mungkin dalam rentang harga 6.100 - 6.380
kondisi indeks yang menarik tentunya memberikan banyak peluang di minggu ini mengingat pasar yang masih akan fluktuatif
saham saham dari sektor tambang dan juga perbankan masih cocok di tansaksikan, dan untuk trading pendek saham saham lapis kedua cukup menarik
Disclaimer on : ini analisis untuk bahan pertimbangan, bukan rekomendasi beli/jual