Laba BRPT 2025 Melejit 1.213%!

Kabar Emiten
Laba BRPT 2025 Melejit 1.213%!

Jakarta, Investrade.app - BRPT atau PT Barito Pacific Tbk mencatat lonjakan laba yang sangat signifikan sepanjang tahun buku 2025. Emiten milik konglomerat Prajogo Pangestu ini membukukan laba setelah pajak sebesar US$1,62 miliar, naik 1.213,8 persen secara year on year (yoy).

Kinerja ini menegaskan posisi BRPT sebagai salah satu perusahaan energi dan petrokimia dengan pertumbuhan paling agresif di Indonesia.


Laba BRPT 2025 Naik Tajam Hingga 767%

Selain laba setelah pajak, laba bersih BRPT yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk juga melonjak 767,3 persen yoy menjadi USD489,80 juta. Pada tahun sebelumnya, laba bersih tercatat sebesar USD56,48 juta.

Lonjakan laba BRPT ini mencerminkan keberhasilan strategi ekspansi bisnis serta peningkatan kontribusi dari berbagai lini usaha.


Pendapatan BRPT Tumbuh 220%, Tembus USD7,63 Miliar

Dari sisi pendapatan, BRPT mencatat pertumbuhan yang sangat kuat. Sepanjang 2025, pendapatan mencapai USD7,63 miliar, meningkat 220,59 persen dibandingkan USD2,38 miliar pada tahun sebelumnya.

Sejalan dengan itu:

1. Laba sebelum pajak naik 587,66% menjadi USD1,60 miliar

2. EBITDA konsolidasi meningkat 277% menjadi USD2,15 miliar

Pertumbuhan ini memperkuat fundamental keuangan perusahaan secara keseluruhan.


Akuisisi Jadi Kunci Lonjakan Laba BRPT

Presiden Direktur BRPT, Agus Panggabean, menjelaskan bahwa lonjakan laba BRPT didorong oleh strategi transformasi dan integrasi bisnis.

Salah satu faktor utama adalah kontribusi dari akuisisi Aster Chemicals and Energy Pte. Ltd. pada segmen kimia.

Akuisisi ini menambah subsegmen kilang dan mendorong segmen Chemicals & Energy mencatat pertumbuhan pendapatan hampir empat kali lipat.


Energi Panas Bumi Dorong Kinerja BRPT

Selain akuisisi, peningkatan kinerja juga didukung oleh sektor energi, khususnya panas bumi.

Kontribusi berasal dari:

1. Unit binary Salak

2. Kinerja pembangkit listrik yang stabil

3. Optimalisasi aset energi yang telah beroperasi

Hal ini memperkuat peran BRPT dalam pengembangan energi terbarukan di Indonesia.


Aset BRPT Naik 64%, Ekspansi Semakin Agresif

Dari sisi neraca, BRPT mencatat pertumbuhan signifikan hingga akhir 2025:

Total aset: USD17,35 miliar (naik 64,77%)

Liabilitas: USD11,30 miliar (naik 78,23%)

Ekuitas: USD6,04 miliar (naik 44,50%)

Kenaikan ini menunjukkan ekspansi bisnis yang agresif namun tetap terukur.


Prospek BRPT ke Depan

Dengan lonjakan laba dan pendapatan yang signifikan, BRPT menunjukkan keberhasilan strategi bisnis yang dijalankan oleh Prajogo Pangestu.

Ke depan, BRPT diproyeksikan terus memperkuat posisinya di sektor energi, kimia, dan infrastruktur, seiring meningkatnya kebutuhan energi dan ba

han kimia di kawasan regional.