IHSG Pekan ini, Senin 23 February 2026 Kondisi Terkini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)
IHSG Pekan ini, Senin 23 February 2026
⚠️ Kondisi Terkini
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)
Close Terakhir : 8.271
Struktur : Rejection dari upper channel, break dan terlihat ridak kuat menembus EMA 34, Konsolidasi di atas garis support 8.175
📰 Sentimen dan katalis pekan lalu
1️⃣ Global Risk Sentiment
- Yield US Treasury kembali menguat → tekanan pada emerging market.
- Dollar indeks cenderung stabil kuat → capital flow selektif
- Wall street mixed → nasdaq melemah karena profit taking big tech.
2️⃣ Komoditas
- Harga nikel dan batubara relatif stabil
- CPO sideways → sektor agro tidak terlalu jadi pendorong.
- Minyak naik tipi → sentimen netral.
3️⃣ Makro Domestik
- Ekspektasi stabilita suku bunga bank indonesia masih terjaga.
- Inflasi terkendali.
- Rupiah relatif stabil cenderung mengalami kenaikan tipis.
Kesimpulan pekan lalu:
Pasar mengalami normal pullback sehat setelah rallu panjang dalam rising channel.
📅 Beberapa yang perlu dicermati pekan ini sampai depan:
- Data inflasi global (US CPI/PCE jika rilis minggu ini)
- Pernyataan pejabat the fed.
- Rilis laporan keuangan emiten besar.
- Data neraca perdagangan indonesia
- Pergerakan yield US 10Y.
📊 Secara Tekhnikal Pergerakan IHSG
-Pergerakan IHSG masih mengalami downtrend terlihat harga belum berhasil keluar dari trend EMA 34 dan pada pentupan jumat kemarin kembali mengalami pelemahan di dukung oleh indikator stockastic yang mulai memotong kebawah di area 80.4% Indikasi awal IHSG akan menguji area support di 8.175 dan selanjutnya besar peluang mengalami konsolidasi.
Jika di lihat dari pergerakan US10Y yang berada di support dan berpeluang mengalami penguatan maka besar kemungkina IHSG akan mengalami tekanan minor mendekati area supportnya.
Pilihan saham Investrade.app:
- JAST (tidak liquid)
- RLCO
- MPPA
- ACRO
- ADMR
- AMMN
- BULL
- TINS
- SUPA
- BELL
- ESTI
Disclaimer ON : ini merupakan pilihan saham yang menurut team investrade.app memenuhi kriteria dan bukan merupakan signal jual beli serta bukan merupakan ajakan jual jual beli, silakan melakukan analisa ulang kembali.