Harga Batu Bara Tembus US$120/Ton, Gimana Nasib Sahamnya?

Kabar Emiten
Harga Batu Bara Tembus US$120/Ton, Gimana Nasib Sahamnya?

Investrade.app - Beragam sentimen positif menghampiri baru bara hingga membuat harganya melonjak melewati harga US$120/ton dan dalam tren bullish dalam 1 bulan terakhir.

Berdasarkan Barchart harga batu bara dunia acuan Newcastle untuk kontrak pengiriman Maret tercatat US$122,15/ ton.

Hal ini membuka peluang turnover kinerja saham-saham batu bara di Q1 2026 akibat kenaikan harga. Saham produsen batu bara pun akan diuntungkan dari tren harga kenaikan global

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menginstruksikan Departemen Energi AS untuk mengamankan pendanaan agar sejumlah pembangkit listrik tenaga batu bara (PLTU) di West Virginia, Ohio, North Carolina, dan Kentucky tetap beroperasi.

Trump mengumumkan akan segera menandatangani perintah eksekutif yang mengarahkan Departemen Pertahanan untuk membuat perjanjian pembelian listrik langsung dengan PLTU.

Selain ituu, potensi lonjakan permintaan listrik akibat ekspansi industri kecerdasan buatan (AI) yang sangat haus energi. Trump menyebut listrik dari "batu bara bersih dan indah" penting untuk memenangkan persaingan global di bidang AI.

Di sisi lain, Indonesia sebagai salah satu produsen terbesar dunia mengurangi pasokan juga mendorong harga

Hal ini membuat adanya potensi permintaan akan meningkat dari AS ditengah supply menurun dari produsen besar RI

Di sisi lain, waspada risiko rawan koreksi karena harga terlalu tinggi. Selain itu, kebijakan Trump seringkali hanya wacana sehingga harga tetap akan penuh ketidakpastian. Adanya proyeksi perlambatan ekonomi China di berpotensi turut jadi penekan harga.


Berikut saham-saham batu bara yang potensi kena dampak positif:

INDY, HRUM, BYAN, DSSA, CUAN, BUMI, ADMR, AADI, ITMG


DISCLAIMER ON!

Disclaimer: Artikel ini adalah analisis Investrade.app yang tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investasi terkait. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.