EKAD ๐ญ โ Fujian Youyi mau ambil 51% EKAD, target kelar 4Q26. Mereka mau jadikan Indonesia basis produksi Asia Tenggara. Merek Daimaru & Ekatape tetap lanjut. Setelah deal, bakal ada Mandatory Tender Offer (MTO).
HRTA ๐ฐ โ Mau terbitin maksimal 460,53 juta saham baru lewat private placement, sekitar 10% saham existing. Potensi dilusi sekitar 9,09%. Duitnya buat modal kerja. Investor & harga sahamnya belum diumumin. Tunggu persetujuan RUPS 16 Oktober 2026.
ADHI ๐๏ธ โ Lagi mau jual aset/bisnis yang bukan core kayak hotel, air, energi, sampai tol. Targetnya minimal 3 anak usaha bisa didivestasi tahun ini. Duit hasil jual aset bakal dipakai buat modal kerja + bayar vendor, subcontractor & kreditur. Intinya: balik fokus jadi kontraktor.
MAPI ๐๏ธ โ Ada kebijakan dividen baru: payout 25%-50% dari laba bersih. Ini lebih menarik karena secara teori potensi dividen lebih gede dibanding kebiasaan sebelumnya. Tapi tetap tergantung capex, cash flow & kondisi bisnis.
ARKO โก๏ธ โ Anak usaha teken kontrak pembangunan PLTA Pongbembe 20 MW senilai sekitar Rp288 M. Proyek ini buat nambah kapasitas bisnis hidro ARKO. Operasional komersial diperkirakan sekitar 4-5 tahun setelah konstruksi dimulai.
ISSP ๐ฉ โ Pipa buat proyek gas Dumai-Sei Mangkei sudah diproduksi & dikirim, tapi duitnya baru bisa diakui setelah BAST. Jadi efek ke 1H26 belum kerasa, kemungkinan mulai 2H26โ1H27. Laba semester I sendiri tumbuh sekitar 12%. Masih ada proyek pipa gas & data center ke depan.
ANTM โ๏ธ โ ANTM punya 10% Weda Bay Nickel. Tambangnya mulai restart bertahap setelah berhenti sejak Mei. Ini positif buat ANTM, tapi belum bisa dihitung berapa cuannya karena produksi & penjualan sisa 2026 belum ada guidance.
MIDI ๐ช โ Penjualan toko yang sama (SSSG) Agustus naik 7,3% YoY. Juli-Agustus tumbuh 5,3%, dan 8M26 4,6%. Momentum mulai membaik, dan manajemen masih pede target SSSG mid-single digit tahun ini tercapai.
DMAS ๐ข โ Punya recurring income sekitar Rp300-400 M/tahun, bahkan katanya sudah cukup buat nutup biaya operasional. Bisnis data center masih jadi penyumbang besar. Kapasitas listrik kawasan sudah 1.000 MVA, cash per Juni sekitar Rp2,08 T. ๐ฐ
MGLV ๐ฅ๏ธ โ Pemegang pengendali jual 35 juta saham di harga Rp7.000, total sekitar Rp245 M. Kepemilikan turun dari 66,93% โ 65,10%, tapi masih tetap pengendali.
LCKM โ ๏ธ โ BEI suspend saham LCKM mulai sesi II hari ini karena ada isu going concern alias kelangsungan bisnis. Belum tahu kapan dibuka lagi.
VISI ๐ โ Proses Mandatory Tender Offer (MTO) oleh pengendali baru sudah selesai. Katanya nggak ada dampak signifikan ke operasional maupun kondisi keuangan perusahaan.