TP Rachmat Lepas Saham ESSA Senilai Rp10,8 Miliar, Kepemilikan Turun di Bawah 5%
Jakarta, Investrade.app – Aksi divestasi dilakukan oleh salah satu pemegang saham PT Essa Industries Indonesia Tbk (ESSA), yakni Theodore Permadi Rachmat atau TP Rachmat. Transaksi ini menjadi sorotan pasar lantaran membuat porsi kepemilikannya turun di bawah ambang batas psikologis 5%.
Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa, TP Rachmat yang merupakan Ultimate Beneficial Owner (UBO) perseroan tercatat telah melepas sebanyak 14.277.900 saham ESSA pada 31 Maret 2026.
Harga penjualan berada di kisaran Rp750 hingga Rp765 per saham, sehingga total nilai transaksi diperkirakan mencapai sekitar Rp10,8 miliar.
Kepemilikan Turun di Bawah 5%
Manajemen ESSA menyebutkan bahwa tujuan transaksi ini adalah untuk divestasi dengan kepemilikan saham langsung.
Pasca transaksi, kepemilikan TP Rachmat di ESSA tercatat turun menjadi 859,9 juta saham atau setara 4,99%. Sebelumnya, ia menggenggam sekitar 874,2 juta saham atau setara 5,07%.
Penurunan ini membuat kepemilikannya kini berada di bawah level 5%, yang secara umum dianggap sebagai batas penting dalam struktur kepemilikan saham di pasar modal.
Saham ESSA Tertekan
Seiring dengan aksi jual tersebut, pergerakan saham ESSA turut mengalami tekanan. Pada perdagangan Rabu (1/4/2026), saham ESSA ditutup melemah 7,04% atau turun 50 poin ke level Rp660 per saham.
Penurunan ini mencerminkan respons pasar terhadap aksi divestasi yang dilakukan oleh salah satu pemegang saham besar.
Sinyal Pasar Perlu Dicermati
Langkah TP Rachmat melepas sebagian sahamnya di ESSA menjadi perhatian investor, terutama karena melibatkan figur strategis di perusahaan.
Meski manajemen menyebutkan aksi ini murni untuk divestasi, pergerakan kepemilikan di bawah 5% kerap menjadi sinyal yang dicermati pelaku pasar dalam membaca arah sentimen terhadap saham terkait.
Ke depan, investor akan menantikan perkembangan lanjutan dari kinerja maupun aksi korporasi ESSA untuk melihat apakah tekanan terhadap saham ini bersifat jangka pendek atau berlanjut.