TECH Berencana Rights Issue, Incar Pemulihan Kinerja Operasional dan Keuangan

Kabar Emiten
TECH Berencana Rights Issue, Incar Pemulihan Kinerja Operasional dan Keuangan

PT Indosterling Technomedia Tbk. (TECH), emiten yang bergerak di bidang Perdagangan Besar Piranti Lunak dan Konsultasi Komputer , mengumumkan rencana pelaksanaan Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau Rights Issue. Keputusan strategis ini diambil sebagai langkah mendesak untuk memulihkan dan memperkuat kinerja perusahaan pasca-serangkaian tantangan internal. Pengumuman ini dirilis pada 10 November 2025.

Dalam aksi korporasi ini, Perseroan berencana menerbitkan sebanyak 502.520.000 saham baru , dengan nilai nominal Rp50,00 per saham. Saham baru ini nantinya akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan memiliki hak yang setara dengan saham Perseroan lainnya. Pelaksanaan Rights Issue ini akan dilakukan dalam periode 12 bulan setelah Perseroan memperoleh persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) dan Pernyataan Pendaftaran dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Keputusan ini sangat vital mengingat TECH tengah menghadapi dampak langsung dari isu internal yang serius, termasuk pengunduran diri Direktur Utama, Direktur, dan Komisaris, serta adanya putusan pidana penjara 10 tahun terhadap Komisaris Utama. Oleh karena itu, seluruh dana bersih dari PMHMETD direncanakan untuk Memulihkan kinerja keuangan dan operasional Perseroan, Mempersiapkan pengembangan kegiatan usaha baru, Memenuhi kewajiban kepada pihak ketiga, Melakukan rekrutmen karyawan dan mempersiapkan sarana/prasarana usaha yang baru.

Aksi korporasi ini diharapkan dapat memberikan pengaruh signifikan untuk memperkuat struktur permodalan, yang pada akhirnya akan mencatatkan kinerja keuangan dan operasional yang positif. Perseroan juga telah menunjuk standby buyer untuk menyerap sisa saham yang tidak diambil oleh pemegang saham lama, guna memitigasi risiko dilusi kepemilikan