Laba Hartadinata Abadi (HRTA) Melonjak 90%, Penjualan Emas Tembus Rp25 Triliun

Kabar Emiten
Laba Hartadinata Abadi (HRTA) Melonjak 90%, Penjualan Emas Tembus Rp25 Triliun

PT Hartadinata Abadi Tbk. (HRTA), emiten perhiasan emas terkemuka di Indonesia, mencatatkan lonjakan laba bersih signifikan hingga kuartal III-2025. Berdasarkan laporan keuangan perseroan, laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp575,75 miliar, meningkat 90,7% secara tahunan (YoY) dibandingkan Rp301,91 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Kenaikan laba tersebut didorong oleh lonjakan penjualan bersih yang hampir dua kali lipat, yakni menjadi Rp25,19 triliun dari Rp13,29 triliun pada 2024. Meskipun beban pokok pendapatan meningkat ke Rp24 triliun, laba kotor HRTA tetap tumbuh solid ke Rp1,18 triliun, naik dari Rp798,65 miliar di periode sebelumnya. Pertumbuhan ini mencerminkan tingginya permintaan terhadap produk perhiasan dan emas batangan di tengah tren investasi emas yang terus meningkat di dalam negeri.

Dari sisi neraca, total aset HRTA naik menjadi Rp8,17 triliun, sedangkan ekuitas menguat 20,42% ke Rp2,83 triliun. Liabilitas juga meningkat ke Rp5,34 triliun, sejalan dengan ekspansi bisnis dan peningkatan aktivitas perdagangan emas. Menariknya, kas dan setara kas perusahaan melonjak 458,18% menjadi Rp1,14 triliun, menunjukkan pengelolaan arus kas yang kuat.

Seiring dengan rilis laporan keuangan tersebut, saham HRTA pada perdagangan Jumat (31/10) ditutup menguat 2,42% ke level Rp1.270 per saham. Kinerja impresif ini menegaskan posisi Hartadinata Abadi sebagai salah satu pemain utama di industri emas nasional yang mampu menjaga pertumbuhan dan profitabilitas di tengah dinamika pasar komoditas global.