ISAT Tambah Kepemilikan di PADA Lewat Crossing, Saham Langsung Melonjak

Kabar Emiten
ISAT Tambah Kepemilikan di PADA Lewat Crossing, Saham Langsung Melonjak

Jakarta, Investrade.app - Aksi crossing saham terjadi pada PT Personel Alih Daya Tbk. (PADA) setelah Indosat Tbk. (ISAT) meningkatkan porsi kepemilikannya secara signifikan. Transaksi ini menjadi sorotan pasar karena berdampak langsung pada pergerakan harga saham PADA.

Crossing Saham PADA Capai 11,57%

Berdasarkan data perdagangan pada 8 April 2026, tercatat sebanyak 364.547.200 saham PADA atau setara 11,57% berpindah tangan. Saham tersebut dilepas oleh Sigit Kuntjahjo dengan harga Rp15 per saham, sehingga nilai transaksi mencapai sekitar Rp5,47 miliar.

Dengan transaksi ini, Sigit Kuntjahjo resmi melepas seluruh kepemilikan sahamnya di PADA. Sebelumnya, ia tercatat sebagai komisaris PADA dan juga menjabat sebagai Direktur Keuangan di Kopindosat, entitas yang terafiliasi dengan Indosat.

Kepemilikan ISAT di PADA Naik Signifikan

Sebelum aksi crossing ini, ISAT telah mengantongi 197.997.800 saham atau setara 6,29% di PADA. Setelah akuisisi tambahan saham tersebut, kepemilikan Indosat melonjak menjadi 562.545.000 saham atau setara 17,86%.

Sebaliknya, kepemilikan Sigit Kuntjahjo kini menjadi nol persen setelah seluruh sahamnya dilepas dalam transaksi tersebut.

Pasar Sambut Positif, Saham PADA Melonjak

Aksi crossing yang melibatkan ISAT ini langsung mendapat respons positif dari pelaku pasar. Pada penutupan perdagangan 10 April 2026, saham PADA ditutup di level Rp147, melonjak hingga 18,55% dalam sehari.

Menariknya, transaksi crossing dilakukan di harga Rp15 per saham, jauh di bawah harga pasar pada saat itu yang berada di level Rp125 per saham pada 8 April 2026. Hal ini memicu spekulasi investor terkait potensi strategi jangka panjang Indosat di PADA.

Struktur Pemegang Saham Masih Didominasi INET

Meski ISAT meningkatkan kepemilikannya, posisi pemegang saham pengendali masih dipegang oleh PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk. (INET). Perusahaan tersebut menguasai sekitar 53,57% saham atau setara 1,69 miliar lembar saham PADA.

Sinyal Strategis dari Indosat?

Langkah Indosat menambah kepemilikan di PADA melalui mekanisme crossing dinilai sebagai sinyal strategis untuk memperkuat posisi di sektor terkait. Investor kini menantikan langkah lanjutan ISAT serta potensi sinergi yang dapat tercipta dari peningkatan kepemilikan ini.

Dengan lonjakan harga saham dan perubahan struktur kepemilikan, PADA berpotensi menjadi salah satu saham yang menarik untuk dicermati dalam waktu dekat.