Dividen BBRI 2026 Tembus Rp52,1 Triliun, Yield Menarik di Atas 6%

Kabar Emiten
Dividen BBRI 2026 Tembus Rp52,1 Triliun, Yield Menarik di Atas 6%

Jakarta, Investrade.app - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) kembali menarik perhatian investor setelah menyetujui pembagian dividen jumbo dari laba bersih tahun buku 2025. Keputusan ini diumumkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 10 April 20


Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, mengungkapkan bahwa laba bersih konsolidasian yang dapat diatribusikan kepada entitas induk mencapai Rp56,65 triliun. Dari total tersebut, sekitar Rp52,10 triliun atau setara 92% dialokasikan sebagai dividen kepada pemegang saham, sementara sisanya sebesar Rp4,55 triliun ditahan sebagai laba ditahan guna memperkuat struktur permodalan perseroan.


Dividen BBRI Capai Rp207 per Saham


Dengan total alokasi tersebut, dividen final yang akan dibagikan mencapai Rp207 per saham. Jika mengacu pada harga penutupan saham BBRI di level Rp3.390, maka potensi yield dividen berada di kisaran 6,1%, menjadikannya salah satu yang menarik di sektor perbankan nasional.


Adapun jadwal cum date dan pembayaran dividen masih akan diumumkan lebih lanjut oleh perseroan dalam waktu dekat.


Sebelumnya, BBRI telah lebih dahulu membagikan dividen interim sebesar Rp137 per saham pada Januari 2026. Dengan demikian, total dividen yang diterima investor dari tahun buku 2025 menjadi semakin signifikan.


Kebijakan Dividen Tetap Agresif


Kebijakan pembagian dividen BBRI yang tinggi ini tetap didukung oleh kondisi permodalan yang solid. Rasio kecukupan modal atau Capital Adequacy Ratio (CAR) tercatat berada di level 14,70%, masih di atas ketentuan minimum regulator sekaligus melampaui risk appetite internal perseroan yang berada di kisaran 17%.


Dalam strategi jangka panjangnya, BBRI menargetkan CAR dapat meningkat hingga sekitar 20%, sambil tetap menjaga pertumbuhan dividen per saham (DPS) secara konsisten.


Tren Dividen BBRI Terus Meningkat


Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, kinerja dividen BBRI menunjukkan tren yang terus meningkat. Pada tahun buku 2024, perseroan membagikan dividen sebesar Rp51,73 triliun atau sekitar 86% dari laba bersih, dengan total dividen mencapai Rp343,4 per saham.


Kenaikan payout ratio menjadi 92% pada tahun buku 2025 mencerminkan komitmen kuat BBRI dalam memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham, sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu emiten dengan dividen paling atraktif di Bursa Efek Indonesia.


Daya Tarik Saham BBRI bagi Investor


Dengan yield dividen yang kompetitif dan fundamental yang kuat, saham BBRI tetap menjadi pilihan utama bagi investor yang mencari pendapatan pasif (income investing). Kombinasi antara pertumbuhan bisnis, stabilitas permodalan, dan konsistensi pembagian dividen menjadikan BBRI sebagai salah satu saham unggulan di sektor perbankan.


Ke depan, pasar akan menantikan pengumuman resmi terkait jadwal pembagian dividen serta respons pergerakan harga saham BBRI pasca pengumuman dividen jumbo ini.