BUMA Tambah Modal Anak Usaha Rp17,2 Miliar, Perkuat Struktur Permodalan dan Bisnis Pertambangan
JAKARTA — PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA), entitas anak dari PT BUMA International (BOLD), resmi melakukan peningkatan modal pada anak usahanya, PT Bukit Makmur Internasional (BMI). Aksi korporasi ini dilakukan melalui penerbitan saham baru senilai USD 1,05 juta atau setara Rp17,23 miliar, berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia sebesar Rp16.404,76 per dolar AS. Transaksi tersebut dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 30 September 2025, sesuai ketentuan POJK No. 31/2015 tentang keterbukaan informasi.
BMI merupakan entitas yang 99 persen sahamnya dimiliki oleh BUMA, dan langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat struktur permodalan dan kapasitas operasional grup, khususnya dalam mendukung proyek-proyek pertambangan dan jasa energi yang tengah dikembangkan. Penambahan modal ini juga menunjukkan komitmen perusahaan terhadap pertumbuhan bisnis jangka panjang yang berkelanjutan di tengah peningkatan aktivitas tambang nasional.
Manajemen BUMA menegaskan bahwa transaksi ini tidak menimbulkan perubahan kepemilikan atau pengendalian dalam struktur grup perusahaan, serta tidak berdampak negatif terhadap kegiatan operasional maupun kondisi keuangan perseroan secara konsolidasi. Sebaliknya, suntikan modal ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan daya saing BMI sebagai bagian integral dari rantai bisnis BUMA di sektor jasa pertambangan umum.
Dengan penguatan modal ini, BUMA terus mempertegas posisinya sebagai salah satu penyedia jasa pertambangan terbesar di Indonesia, sekaligus menegaskan langkah strategis grup dalam mengoptimalkan sumber daya internal guna menghadapi tantangan industri batu bara dan mineral yang dinamis.