BREN Percepat Penghentian Buyback Saham, Sinyal Stabilitas Harga di Pasar

Kabar Emiten
BREN Percepat Penghentian Buyback Saham, Sinyal Stabilitas Harga di Pasar

Jakrarta, Investrade.app - PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) resmi mempercepat penghentian program pembelian kembali saham (buyback) seiring dengan membaiknya kondisi pasar modal serta stabilnya pergerakan harga saham perseroan.

Keputusan ini menjadi sinyal positif bahwa langkah strategis buyback yang sebelumnya dilakukan BREN telah mencapai tujuan utamanya, yakni menjaga stabilitas harga saham di tengah volatilitas pasar.


BREN Akhiri Buyback Lebih Cepat dari Jadwal

Direktur Utama BREN, Hendra Soetjipto Tan, menyampaikan bahwa periode buyback yang semula direncanakan berlangsung hingga 3 Mei 2026 dipercepat menjadi berakhir pada 1 April 2026, tepatnya pada sesi kedua perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Percepatan ini dilakukan karena kondisi pasar dinilai sudah lebih kondusif dan harga saham BREN telah menunjukkan stabilitas yang lebih baik.


Buyback Dinilai Capai Tujuan

Sebelumnya, BREN melaksanakan aksi buyback setelah mendapatkan persetujuan dari regulator, dengan periode maksimal selama tiga bulan sejak 4 Februari hingga 3 Mei 2026.

Langkah penghentian lebih awal ini mengindikasikan bahwa manajemen menilai tujuan utama buyback—yakni meredam tekanan pasar dan menopang harga saham—telah berhasil dicapai.

Namun demikian, hingga saat ini BREN belum mengungkapkan secara rinci jumlah saham yang telah dibeli kembali maupun total dana yang telah digunakan dalam aksi korporasi tersebut.


Status Saham Treasury BREN

Mengacu pada ketentuan POJK 29/2023, saham hasil buyback wajib dialihkan kembali dalam jangka waktu maksimal tiga tahun sejak berakhirnya periode pembelian kembali.

Selama belum dialihkan, saham tersebut akan dicatat sebagai treasury stock dalam laporan keuangan perseroan.


Pergerakan Saham BREN Masih Fluktuatif

Pada penutupan perdagangan terbaru, saham BREN tercatat melemah sebesar 225 poin atau 4,11% ke level Rp5.250 per saham.

Dalam periode satu bulan terakhir, harga saham BREN bahkan mengalami penurunan signifikan sebesar 2.525 poin atau 32,48%. Meski demikian, jika dilihat dalam jangka waktu satu tahun, investor masih mencatatkan kenaikan (gain) sebesar 510 poin atau 10,76%.


Prospek BREN ke Depan

Dengan dihentikannya program buyback lebih cepat, BREN menunjukkan kepercayaan diri terhadap stabilitas harga sahamnya di pasar. Ke depan, fokus perseroan kemungkinan akan beralih pada penguatan fundamental bisnis dan strategi pertumbuhan di sektor energi terbarukan.

Bagi investor, langkah ini dapat menjadi indikator bahwa kondisi internal dan sentimen pasar terhadap saham BREN mulai membaik, meskipun dinamika harga jangka pendek masih menunjukkan volatilitas.